Macam Bahan Untuk Pembuatan Tas Ransel

Bahan pembuatan tas ransel banyak macamnya, dan itu bisa menjadi salah satu pertimbangan ketika seseorang akan membeli sebuah tas. karena sifat dan kekuatan masing-masing bahan bisa berbeda satu sama lainnya, maka konsumen musti bijak dalam memilih sesuai dengan kebutuhannya.

Pada dasarnya, sesuai desain dan tujuannya, tas ransel memang dirancang sedemikian rupa untuk memudahkan seseorang dalam membawa sejumlah barang. Jika barang yang dibawa cukup banyak dan berat, tentu saja harus memilih tas ransel dengan bahan dan jahitan yang kuat. Sedangkan jika tujuannya hanya sekedar buat bergaya atau cuma buat membawa sedikit barang yang ringan, maka faktor kekuatan bahan bisa saja diabaikan.

Pemilihan jenis bahan dalam pembuatan tas oleh produsen bisa dilatarbelakangi oleh beberapa alasan misalnya faktor budget, kualitas dan kekuatannya. Yuk kita simak beberapa info menarik seputar bahan pembuatan tas berikut ini :

Contoh tas dengan bahan kanvas

1. Bahan Dinier

Tas dengan bahan dinier sering dikatakan sebagai tas yang memmpunyai karakteristik lembut dan fleksibel namun sangat kuat. Selain itu, dengan adanya lapisan anti air yang terdapat pada kain dinier juga mampu menahan air supaya tidak masuk ke dalam tas.

Namun, perlu untuk diketahui bahwa bahan ini terdiri atas berbagai jenis dan tingkatan kualitas serta harga. Dengan demikian pilihannya menjadi sangat banyak. Tak heran kalau dinier menjadi salah satu bahan tas yang paling populer.

Jenis bahan dinier yang populer diantaranya Dinier 300D, Dinier 600D, Dinier 1680 Dinier 1682. Dinier 300D dan Dinier 600D adalah bahan yang biasa digunakan untuk membuat tas kelas bawah dan menengah. Dinier 300D dan Dinier 600D dipilih karena harganya yang relatif murah tetapi menghasilkkan tas yang meiliki kekuatan yang baik.

Sedangkan jenis dinier 1680D dan dinier 1682D kualitasnya lebih bagus dibandingkan dengan dinir 300D atau dinir 600D. Perbedaanya terlihat pada kelenturan bahan. Dinir 1680D dan dinir 1682D lebih letur dan halus dibandingkan dengan dinir 300D ataupun dinir 600D. Dan apabila sudah beberntuk tas, maka tas yang terbuat dari dinir 1680D atau dinir 1682D akan terlihat lebih menarik dan bagus dibandingkan dengan tas yang terbuat dari bahan dinir 300D atau dinir 600D.

2. Bahan Dolby

Bahan dolby terkenal dengan kualitasnya yang cukup bagus. Namun karena harganya yang lumayan mahal dan ketersediaan warna yang terbatas maka banyak konveksi tas yang lebih memilih menggunakan bahan lain. Salah satu sifat dari tas dari bahan dolby ini adalah terkesan terlihat lebih mengkilat/glossy.

Dolby adalah jenis polyester fabric yang paling premium yang sering digunakan pada tas ransel atau gym/fitness bag. Jenis tas ini memiliki pori-pori yang paling besar, memiliki tekstur yang wrinkle free, tebal, waterproof dan tear-resistant. Dari spesifikasi diatas, maka bahan Dolby merupakan salah satu bahan yang paling baik untuk digunakan sebagai bahan pembuat tas.

3. Bahan Cordura

Bahan cordura juga merupakan salah satu bahan yang cukup umum untuk pembuatan tas ransel. Sifat bahan ini diantaranya water resistant (bukan waterproof). Memiliki daya tahan cukup tinggi terhadap abrasi, rembesan air, serta goresan sehingga tidak mudah lecet.

4. Bahan Baby Ripstop

Bahan baby ripstop dikenal memiliki sifat antara lain kuat, elastis, mengkilap, serat dengan tipe kotak-kotak tipis, tahan air, serta tahan api. Karena sifatnya itulah bahan ini biasa juga dipakai untuk bahan pembuatan tenda dan bahan jaket waterproff adventure.

Keunggulan lain dari bahan ini adalah beragam pilihan warna yang tersedia menjadikannya pilihan bagus bagi pecinta tas ransel yang bosan dengan tas bahan lain yang pilihan warnanya mungkin cuma itu-itu saja. Dari segi harga pun, tas dengan bahan baby ripstop bisa dibilang terjangkau.

5. Bahan Denim

Jika pada masa dulu mungkin banyak orang masih menganggap kalau bahan denim itu khusus untuk bahan pembuatan jaket dan celana. Maka di masa sekarang tas dengan bahan denim akan mudah kita temukan di pasaran dengan beragam model pilihan.

Misalnya pilihan dari segi teksturnya, untuk pria bisa memilih tas ransel berbahan denim yang bertekstur kasar dan kaku, sedangkan buat wanita bisa memilih tas ransel berbahan denim yang bertekstur halus dan lembut. Atau sesuai dengan selera maisng-masing.

6. Bahan kulit sintetis

Kulit sintetis atau kulit imitasi juga banyak dipergunakan sebagai bahan tas ransel. Salah satu alasan banyak produsen yang memproduksi tas dengan bahan sintetis diantaranya karena bisa menekan biaya produksi dan lebih fleksibel apabila dibandingkan dengan menggunakan kulit binatang.

Tas ransel bahan kulit sintetis akan mudah kita temui terutama pada produk-produk tas import, banyak pilihan model dan warna yang sangat cantik sehingga mudah membuat silau para wanita hehe.

Secara umum, ada 2 jenis kulit sintetis apabila dilihat berdasarkan bahan kimia pembuatannya, yaitu PVC (polyvinyl chloride), yang terbuat dari plasticizer dan pewarna, dimana PVC ini membuat sebuah bahan menjadi fleksibel dan mudah diwarnai, pada tas branded banyak digunakan untuk tas-tas model Tote atau Neverfull. Yang kedua adalah PU (polyurethane), dimana kebanyakan terbuat dari bahan kapas atau polyester dengan polimer, yang membuat kulit sintetis berongga, ideal bila digunakan dalam pakaian.

7. Bahan Kanvas

Kain kanvas adalah sejenis kain buatan pabrik yang berserat tebal dan sangat kuat. yang mana pada awalnya, bahan ini digunakan untuk membuat lukisan. Namun seiring dengan perkembangan jaman mulai dipergunakan untuk pembuatan tas, sepatu, jaket, terpal, dsb.

Selain banyaknya pilihan model di pasaran, tas yang terbuat dari kain kanvas ini memiliki kualitas yang baik dan dapat anda gunakan untuk membawa berbagai macam barang dengan bobot yang lumayan berat. Tak heran apabila tas bahan kanvas cukup populer di masa sekarang dan banyak digandrungi terutama oleh para anak muda.

8. Bahan Suede

Kain suede merupakan sejenis bahan kulit yang memiliki bulu-bulu halus pada bagian permukaannya. Bahan suede yang sangat mirip dengan bahan beludru namun lebih kuat mampu membuat tampilan tas menjadi lebih mewah dan cantik.

9. Bahan Parasut

Tas ransel yang dibuat dari kain parasut, apabila kotor atau terkena noda, tas kain parasut lebih mudah dibersihkan dengan cara dicuci menggunakan air.

Itulah beberapa macam bahan yang seringkali dipakai untuk pembuatan tas ransel. Meski kenyataannya, di pasaran mungkin dapat kita jumpai tas ransel yang terbuat dari bahan yang lainnya misalnya saja Taslan dan sebagainya.

Reply