Arti Peribahasa Air Beriak Tanda Tak Dalam Dan Contoh Penggunaannya

Kamuiyakamu.com – Air beriak tanda tak dalam adalah salah satu peribahasa bahasa indonesia yang seringkali dipakai untuk menggambarkan bahwa orang yang banyak omongnya biasanya justru ilmunya dangkal.

Peribahasa lain yang memiliki makna sama adalah tong kosong nyaring bunyinya.

Nah, jika kamu pernah mendengar ada orang yang mengucapkan peribahasa air beriak tanda tak dalam, mungkin akan terbersit rasa penasaran tentang arti atau maknanya.

Berikut ini akan diberikan penjelasan mengenai arti peribahasa air beriak tanda tak dalam disertai dengan contoh penggunaannya dalam suatu kalimat.

Arti peribahasa air beriak tanda tak dalam

  • Orang yg banyak cakap (sombong dsb), biasanya kurang ilmunya.
  • Orang yang terlalu banyak berbicara adalah orang yang tidak terlalu paham masalah pembicaraannya.
  • Orang bodoh selalu berlagak pintar dan banyak omong.

Seringkali peribahasa ini dipakai untuk menyindir secara halus atau memberikan nasihat kepada seseorang agar tidak terlalu bergaya sok pintar.

Dengan disindir demikian diharapkan orang tersebut akan bisa bersikap lebih bijak, seperti ilmu padi yang semakin tua semakin merunduk yang artinya orang yang tinggi ilmunya akan semakin rendah hatinya.

Arti Peribahasa Air Beriak Tanda Tak Dalam

Gambar ilustrasi : Inilah arti peribahasa air beriak tanda tak dalam yang sering dipakai untuk menggambarkan orang yang banyak bicaranya biasanya kurang berilmu.

Contoh penggunaan peribahasa air beriak tanda tak dalam di dalam kalimat :

  • Kalau ada orang asal berbicara tapi tidak mengetahui duduk perkaranya berarti orang itu ibarat air beriak tanda tak dalam.

Penjelasan arti peribahasa air beriak tanda tak dalam di atas bukan berdasarkan dari kamus peribahasa bahasa indonesia yang diterbitkan oleh suatu instansi resmi, akan tetapi berdasarkan apa yang dipahami oleh penulis didasarkan dari berbagai sumber. Jadi, kalau ada kekurangan atau kesalahan tulis kami mohon maaf sebesarnya.

Dan memang itulah tujuan artikel ini ditulis untuk mengundang kamu semua berdiskusi tentang arti peribahasa Indonesia dalam rangka melestarikan peribahasa nasional kita.

Add Comment