Inilah Bahan Makanan Yang Mengandung Vitamin D Dalam Jumlah Besar

Kamuiyakamu.com – Vitamin D sudah lama dikenal sebagai nutrisi yang bermanfaat bagi pertumbuhan tulang dan gigi.

Banyak sekali manfaat lainnya yang akan diperoleh oleh tubuh apabila tercukupi kebutuhan akan vitamin D. Namun, perlu diperhatikan bahwa kelebihan vitamin D dapat menyebabkan tubuh menyerap terlalu banyak kalsium, yang menyebabkan peningkatan risiko serangan jantung dan batu ginjal.

Vitamin D juga adalah satu-satunya jenis vitamin yang diproduksi oleh tubuh. Ketika terpapar sinar matahari, senyawa prekursor 7-dehidrokolesterol akan diubah menjadi senyawa kolekalsiferol. Induksi ini terutama disebabkan oleh sinar ultraviolet B (UVB). Pada tahap selanjutnya, senyawa kolekalsiferol ini akan diubah menjadi senyawa kalsitrol yang merupakan bentuk aktif dari vitamin D di dalam tubuh.

Waktu yang terbukti efektif untuk mendapatkan Vitamin D dari sinar matahari adalah dengan memaparkan kulit sekitar 10-15 menit antara pukul 11 pagi hingga 3 sore.

Selain itu, Vitamin D juga bisa diperoleh oleh tubuh melalui makanan yang kamu konsumsi.

Kebutuhan harian akan vitamin D yang dianjurkan berdasarkan data yang dirilis Institute of Medicine pada 2010 adalah 600 IU perhari bagi anak usia 9 tahun sampai dewasa usia 70 tahun. Dengan ambang batas toleransi hingga 4000 IU perhari.

makanan yang kaya mengandung vitamin D

Gambar ilustrasi makanan yang mengandung Vitamin D dalam jumlah besar.

Berikut adalah 10 bahan makanan yang kaya akan kandungan Vitamin D, yang bisa kamu masukkan ke dalam menu makanan harian :

1. Minyak Ikan Kod

Minyak ikan kod amat tinggi akan kandungan vitamin D, dalam satu sendok tehnya mengandung vitamin D sebanyak 500 IU atau mencukupi sebanyak 83% dari kebutuhan harian (Daily Value) akan vitamin D.

2. Ikan berlemak

Dengan mengonsumsi ikan berlemak seperti ikan Trout dalam jumlah 100 gram saja sudah memenuhi kebutuhan harian akan vitamin D. Jumlahnya sebanyak 759 IU per 100 gram (127% kebutuhan harian).

Beberapa ikan berlemak seperti Salmon, ikan Todak, ikan Tenggiri, ikan Herring, ikan Tuna dan yang lainnya juga mengandung cukup tinggi kandungan vitamin D.

3. Jamur Portabella

Jamur Portabella ini sangat bermanfaat untuk tujuan diet serta dipercaya bisa menjadi makanan yang penuh manfaat bagi para penderita kencing manis dan tekanan d∂r∂h tinggi. Tiap sajian 100 gram jamur ini mengandung 446 IU vitamin D atau mencukupi sebanyak 74% kebutuhan harian vitamin D.

Selain jamur ini masih ada Jamur Maitake, Jamur Morel, dan Jamur Tiram yang memiliki kandungan vitamin D dalam jumlah cukup tinggi.

4. Tofu

Tahu banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dengan diolah menjadi berbagai macam masakan, ternyata juga kaya akan kandungan vitamin D. Tahu jenis “Lite Firm Tofu” misalnya mengandung sebesar 157 IU per sajian 100 gram (mencukupi 26% kebutuhan harian).

5. Kaviar

Kaviar adalah makanan yang terbuat dari telur ikan tertentu, umumnya ikan sturgeon, yang sudah diproses dan digaram. Kandungan vitamin D dari sajian makanan ini sebanyak 117 IU (20% kebutuhan harian) per 100 gramnya.

6. Produk Susu

Salah satu produk susu dengan jumlah kandungan vitamin D terbesar adalah Queso fresco, yaitu sebuah jenis keju segar yang berasal dari Meksiko. Kandungan vitamin D dari makanan ini sebesar 110 IU (18% kebutuhan harian) per 100 gramnya.

7. Telur rebus (Hard-Boiled Eggs)

Dalam sajian 100 gram telur ini mengandung vitamin D sebanyak 87 IU (15% dari kebutuhan harian). Baik telur ayam, bebek dan angsa semuanya kaya akan vitamin D.

8. Hati Sapi

hati sapi adalah makanan yang cukup lezat apabila dimasak secara benar. Kandungan vitamin D yang terkandung juga cukup besar yaitu 42 IU per sajian 85 gram.

Itulah kawan beberapa bahan makanan yang mengandung Vitamin D dengan jumlah besar yang bisa kamu masukkan ke dalam menu makanan harian. Karena mungkin gak setiap hari kamu bisa terpapar sinar matahari demi mendapatkan vitamin D. Jadi, dengan memakan beberapa makanan di atas kebutuhanmu akan vitamin D akan tercukupi.

Disclaimer: Informasi dan fakta di atas hanyalah berbagi informasi umum saja dan tidak seharusnya diinterpretasikan sebagai pedoman perawatan kesehatan. Silahkan berbicara dengan spesialis yang berkualifikasi di bidangnya untuk informasi lebih jauh tentang sumber vitamin D.

Reply