Burung Unik Yang Bisa Menyamar Menjadi Ulat Beracun Untuk Menghindari Pemangsa

Kamuiyakamu.com – Burung unik yang bisa menyamar menjadi ulat bulu beracun ini sukses mengelabui pemangsanya.

Nama burung yang mendiami hutan Amazon ini adalah Cinereous Mourner. Kemampuan berkamuflase tersebut tentunya amat menarik dan berguna bagi makhluk hidup yang berfisik lemah di hutan belantara agar bisa bertahan hidup. Namun, sayangnya tak semua burung bisa melakukannya.

Salah satu burung yang memiliki kemampuan untuk berkamuflase itu adalah burung Cinereous. Namun, ini hanya bisa terjadi ketika bulunya belum tumbuh sempurna seperti halnya burung dewasa.

Biasanya, ketika umurnya masih 9 hari atau lebih, maka mereka akan memiliki bulu berwarna oranye yang cerah dan terlihat unik.

Setelah burung anakan berusia 20 hari atau lebih, mereka akan keluar dari sarangnya dan mulai berganti dengan bulu burung dewasa. Setelah itu mereka akan memisahkan diri dari sang induk dan hidup mandiri.

Dapat kamu lihat dalam gambar di bawah ini bulunya yang berwarna oranye nampak seperti ulat oranye tebal yang dikenal sebagai ulat beracun.

Uniknya, tak hanya meniru penampakannya saja, burung ini juga bisa menirukan gerakan ulat yang menggeliat-geliat untuk menyempurnakan penyamarannya.

burung yang menyamar jadi ulat

Photo courtesy : Santiago David Rivera

burung unik menyamar jadi ulat beracun

Photo courtesy : Wendy Valencia

“Ciri-ciri ini memberikan kemiripan berbulu dengan ulat aposematic,” kata Dr Gustavo Londono, seorang ahli biologi di University of California.

“Ulat yang kami temui diukur 12 cm, yang sangat cocok dengan ukuran sarang L. hypopyrra,” jelasnya. “Kesamaan morfologi (fisik) yang mencolok adalah ulat rambut oranye dengan ujung putih, yang hampir persis bulu halus panjang meringkuk dengan ujung putih terang. ”

Jika ingin mempelajari lebih jelas lagi mengenai burung Cinereous Mourner yang bisa menyamar menjadi ulat bulu beracun ini, silahkan saksikan video berikut.

Burung dewasa akan memberikan makanan kepada anakannya setiap satu jam untuk memperlambat gerakan. Sedangkan si anak burung pun ikut terbiasa untuk diam di dalam sarangnya supaya tidak mengundang para pemangsa.

burung dewasa

Photo courtesy : Gustavo Magnago

Kemampuan unik anakan burung Cinereous Mourner sendiri baru diketemukan ilmuwan pada 2012. Tapi ilmuwan merasa heran kenapa mereka malah mencolok dengan warna terang bukannya menyatukan penampilan dengan lingkungan sekitarnya. Kemampuan Mimikri Batesian tak hanya dimiliki oleh Cinereous Mourner saja, akan tetapi juga ditemui pada spesies lainnya, misalnya kupu-kupu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *